Musim Panen, Petani Keluhkan Harga Tembakau yang Merosot

 

Dompu, mediaruangpublik.com -  Salah seorang Petani tembakau yang ada di  Desa Adu, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, NTB, mengeluhkan terkait dengan harga tembakau yang terus merosot di saat musim panen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Haris Mandala saat dikonfirmasi media ini, Minggu (31/8/2025). Ia mengaku, harga tembakau saat ini terus mengalami penurunan dan bahkan dirinya juga pernah melakukan protes terkait dengan system pembayaran oleh pihak PT. Sadhana Arif Nusa yang tidak menentukan harga.

Selama ini, pihak perusahaan tidak pernah memberitahu kisaran harga tertinggi dan terendah. Hal Itulah yang membuat kami kecewa lantaran tidak adanya keterbukaan dari pihak perusahaan.

"Kami bingung cara pembayaran tembakau petani oleh pihak PT. Sadhana Arif Nusa  yang diduga tidak ada transparansi dalam pembelian tembakau petani. Yang lebih lucunya lagi  nota di terima oleh petani tembakau juga tidak jelas, ini seolah pembohongan dilakukan oleh pihak perusahaan, ujar Haris.

Yang lebih sadisnya lagi, kata Haris, permainan pihak perusahan sangat licik dan jahat, mereka diduga telah melakukan pembodohan kepada pihak petani tembakau bahkan mereka telah menyembunyikan soal harga tembakau itu sendiri.

Seperti tidak adanya keterbukaan harga berdasarkan kualitas yang diberikan oleh pihak PT. Sadhana Arif Nusa, karena di perusahaan itu banyak kode grid. Akan tetapi, hasil gred itu tidak  diberi tau berapa harganyadan harga itu merupakan rahasia bagi mereka. 

"Dalam Nota pembayaran yang diterima oleh petani hanya tertera jumlah berat dan jumlah uangnya saja, namun kualitas sudah tidak dihitung secara terbuka", terangnya

Abdul Haris juga mengaku, jika dirinya sudah menjadi petani tembakau sejak beberapa tahun, namun untuk harga terendah baru dialami saat ini. Pada hal belum memasuki panen raya, sedangkan panen raya diperkirakan pada bulan Oktober nanti.

Untuk itu, petani tembakau berharap kepada pihak Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Dompu agar dapat memperhatikan nasib para petani tembakau yang ada di Kabupaten Dompu.

"Kami berharap Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Dompu melakukan pengawasan dan melindungi petani tembakau dari persoalan harga yang diduga dipermainkan oleh pihak perusahaan ", tuturnya. [RP. 01]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.