Polemik Hadiah Maraton HUT RI ke-81 Kilo, Ketua Panitia Buka Suara: Ada Miskomunikasi


Dompu, Mediaruangpublik.com - Polemik hadiah lomba lari maraton 10 kilometer dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kecamatan Kilo akhirnya mendapat penjelasan dari pihak panitia.

Ketua Panitia Pelaksana HUT RI ke-81 Kecamatan Kilo, Ridwan, S.Pd., memberikan klarifikasi terbuka terkait persoalan yang sebelumnya menjadi perbincangan masyarakat dan ramai di media sosial.

Klarifikasi tersebut disampaikan pada Senin (31/8/2026). Ridwan yang juga menjabat sebagai Plt Kepala UPTD Dinas Dikpora Kecamatan Kilo mengakui adanya persoalan komunikasi di internal kepanitiaan.

Menurutnya, polemik tersebut berawal dari miskomunikasi antara dirinya selaku ketua panitia dengan sejumlah anggota tim pelaksana, khususnya dalam pelaksanaan lomba maraton 10 kilometer yang digelar pada 18 Agustus 2026.

“Pada prinsipnya, anggaran untuk kegiatan lomba sudah disiapkan dan direncanakan, termasuk untuk hadiah para pemenang,” jelas Ridwan dalam forum klarifikasi.

Ia menerangkan, hadiah untuk lomba lari maraton telah dianggarkan sebesar Rp2 juta bagi para juara 1, 2, dan 3. Pengelolaan dana kegiatan tersebut dipercayakan kepada bendahara panitia sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Sementara mengenai hadiah berupa gelas yang sebelumnya menjadi sorotan, Ridwan mengatakan dirinya tidak mengetahui secara langsung persoalan tersebut.

Ia menjelaskan, kondisi komunikasi yang kurang berjalan dengan baik di internal panitia, ditambah kondisi kesehatannya pada saat pelaksanaan kegiatan, turut menjadi faktor munculnya kesalahpahaman.

Ridwan juga memberikan tanggapan terhadap informasi yang sempat beredar di media sosial. Ia menyebut, informasi yang berkembang tidak seluruhnya menggambarkan kondisi dan fakta yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan.

“Karena itu, kami merasa perlu memberikan penjelasan secara terbuka agar persoalan ini tidak berkembang menjadi kesalahpahaman yang lebih luas,” ujarnya.

Forum klarifikasi tersebut turut dihadiri tim pelaksana kegiatan, staf Kecamatan Kilo, Bendahara I dan Bendahara II, serta anggota Koramil Kecamatan Kilo.

Dalam pertemuan itu, pihak-pihak yang terlibat duduk bersama untuk membahas persoalan yang terjadi sekaligus menyamakan pemahaman mengenai pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan hadiah lomba.

Ketua panitia berharap klarifikasi tersebut dapat menjadi jalan penyelesaian atas polemik yang muncul sehingga tidak lagi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Ridwan menegaskan, komunikasi dan koordinasi menjadi hal penting dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Karena itu, ia berharap pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi agar koordinasi internal kepanitiaan ke depan dapat berjalan lebih baik.

“Yang terpenting, persoalan ini kita selesaikan dengan komunikasi dan kebersamaan. Ke depan koordinasi harus lebih diperkuat agar hal seperti ini tidak terulang,” pungkasnya. [RP_Tim]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.