Dompu Masuk Radar Pengembangan Sentra Pangan, Kementerian PU Petakan Kebutuhan Infrastruktur


Dompu, Mediaruangpublik.com - Kabupaten Dompu menjadi salah satu wilayah yang disurvei dalam agenda pemetaan kebutuhan infrastruktur untuk mendukung pengembangan sentra pangan di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

Survei pengumpulan data profil dan isu strategis tersebut dilakukan tim Kementerian Pekerjaan Umum bersama sejumlah perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Dompu, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ilham, SP, mengatakan keterlibatan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran faktual mengenai kondisi dan kebutuhan infrastruktur di daerah.

Survei tersebut merupakan bagian dari kegiatan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) melalui Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Wilayah II dalam program Penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur PU Mendukung Sentra Pangan di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Ilham menyebut program tersebut memiliki arti strategis bagi daerah karena tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana infrastruktur dapat menopang aktivitas produksi hingga distribusi pangan.

“Dengan adanya kegiatan ini, tentu kami berharap kebutuhan infrastruktur untuk mendukung sektor pangan dan peternakan dapat teridentifikasi dengan baik, sehingga ke depan pembangunan dapat dilakukan secara lebih terarah dan terintegrasi,” kata Ilham.

Dalam pelaksanaannya, survei mencakup koordinasi dengan pemerintah daerah, pengumpulan data dan informasi, wawancara, serta observasi langsung di lapangan.

Untuk wilayah NTB, survei berlangsung pada 1–5 September 2026 dengan sasaran sejumlah daerah, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu.

Bagi Pemkab Dompu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan kondisi riil sekaligus kebutuhan pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan sektor pangan dan peternakan.

Ilham menegaskan pihaknya siap membantu tim survei melalui penyediaan data dan informasi sesuai kebutuhan serta ketentuan yang telah ditetapkan dalam kegiatan.

Menurutnya, perencanaan berbasis data sangat diperlukan agar pembangunan infrastruktur ke depan benar-benar menjawab kebutuhan daerah.

Apalagi, pengembangan sentra pangan membutuhkan dukungan berbagai sektor. Infrastruktur harus mampu memperlancar produksi, meningkatkan konektivitas, memperkuat distribusi, hingga membuat rantai pasok pangan menjadi lebih efisien.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pimpinan perangkat daerah Kabupaten Dompu turut terlibat, antara lain Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Keterlibatan lintas sektor ini dinilai penting untuk memastikan rencana pengembangan infrastruktur tidak hanya melihat satu sektor, tetapi terintegrasi dengan potensi dan kebutuhan daerah.

Ilham pun menyampaikan apresiasi kepada Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PU Wilayah II, Airlangga Mardjono, beserta jajaran atas pelaksanaan survei di Kabupaten Dompu.

Ia berharap hasil pemetaan tersebut nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah dan menjadi pijakan dalam memperkuat pembangunan infrastruktur pendukung sentra pangan.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi Kabupaten Dompu, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan pengembangan sentra pangan,” pungkasnya. [RP_01]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.