Kakan Kemenag Dompu Turun Langsung, OMI 2026 dan KBM MTsN 1 Dipantau Ketat
Dompu, Mediaruangpublik.com - Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 di Kabupaten Dompu mendapat perhatian langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd. Senin (7/9/2026), ia turun ke lapangan memastikan kompetisi akademik tersebut berjalan tertib, objektif dan sesuai petunjuk teknis.
Didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, H. Ridwan, S.Pd., H. Najamuddin memusatkan monitoring di Laboratorium MAN Dompu. Pada jenjang Madrasah Aliyah (MA), OMI tahun ini berlangsung dalam empat sesi dengan sejumlah mata pelajaran yang diperlombakan, di antaranya Matematika, Fisika, Kimia, Geografi, dan Ekonomi.
Tak sekadar melihat jalannya perlombaan, Kakan Kemenag Dompu juga menyapa peserta, pengawas, dan panitia. Ia memastikan seluruh tahapan kompetisi berlangsung dengan menjunjung tinggi integritas dan tidak keluar dari ketentuan yang telah ditetapkan.
“OMI ini bukan sekadar ajang kompetisi. Ini ruang bagi madrasah untuk menunjukkan prestasi akademik sekaligus membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan sportif. Kami ingin seluruh proses berjalan jujur dan berkualitas,” tegas Najamuddin.
Ia juga memberikan apresiasi kepada MAN Dompu yang telah menyiapkan fasilitas laboratorium sebagai lokasi pelaksanaan OMI. Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu mendorong lahirnya peserta didik berprestasi.
Sementara itu, H. Ridwan menjelaskan, pembagian pelaksanaan menjadi empat sesi diharapkan membuat proses pengawasan lebih maksimal sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk berkonsentrasi mengikuti bidang yang dilombakan. Peserta OMI jenjang MA berasal dari berbagai Madrasah Aliyah di Kabupaten Dompu.
Usai memantau OMI, rombongan Kemenag Dompu bergerak ke MTsN 1 Dompu untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan sebagaimana mestinya. H. Najamuddin meninjau langsung proses pembelajaran dan berdialog dengan Kepala MTsN 1 Dompu, Irhamsyah, S.Pd, bersama dewan guru.
Tidak hanya masuk ke ruang kelas, monitoring juga menyentuh kelengkapan administrasi pembelajaran. H. Najamuddin menegaskan bahwa prestasi Madrasah tidak boleh hanya diukur dari capaian dalam berbagai kompetisi, tetapi harus dibangun dari proses pembelajaran yang konsisten dan berkualitas setiap hari.
“KBM yang efektif adalah kunci utama. Selain berprestasi di bidang lomba seperti OMI, madrasah juga harus memastikan proses belajar di kelas berjalan optimal setiap hari,” tegasnya.
Monitoring tersebut diharapkan menjadi bagian dari evaluasi untuk terus mendongkrak mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Dompu.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian motivasi kepada peserta OMI dan tenaga pendidik agar terus menjaga semangat berprestasi, belajar dan mengajar demi mewujudkan Madrasah yang unggul, hebat dan bermartabat. [RP_US/red]

Komentar