Usai Libur Panjang,, Kemenag Dompu Perketat Disiplin Lewat Sidak
Dompu, Mediaruangpublik.com - Aktivitas perkantoran di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Dompu kembali menggeliat usai libur panjang. Untuk memastikan roda pelayanan berjalan optimal, tim kepegawaian Kemenag Dompu yang dipimpin Kepala Analisis Kepegawaian, Dra. Siti Aisyah, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik layanan dan lembaga pendidikan, Selasa (31/3/2026).
Sidak diawali dari Kantor Urusan Agama (KUA) Manggelewa, dilanjutkan ke KUA Kempo, serta menyasar sejumlah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Kempo dan sekitarnya, di antaranya MIS Baiturahman, MIS Al-Inayah, MIS Rahmatullah, MIS Fadillatul Islamiyah, hingga MIS Babussalam Nowa.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, serta tenaga pendidik setelah masa libur panjang. Tidak sekadar formalitas, sidak ini menjadi instrumen evaluasi langsung terhadap kedisiplinan pegawai di lapangan.
“Kami ingin memastikan kondisi riil. Siapa yang sudah aktif, dan siapa yang belum kembali tanpa keterangan. Jika ada pelanggaran, tentu ada teguran sesuai aturan yang berlaku,” tegas Dra. Siti Aisyah saat memeriksa daftar hadir di KUA Kempo.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan pembinaan secara persuasif. Namun, setiap temuan ketidakhadiran akan tetap dicatat dan dilaporkan untuk ditindaklanjuti secara administratif oleh pimpinan unit kerja masing-masing.
Di KUA Manggelewa dan KUA Kempo, pelayanan terpantau berjalan normal. Bahkan, sejumlah masyarakat sudah mulai mengakses layanan administrasi pernikahan dan rujuk sejak pagi hari.
Sementara itu, kondisi di beberapa Madrasah menunjukkan dinamika yang beragam. Aktivitas belajar mengajar mulai berjalan, meski masih ditemukan keterlambatan guru serta peran aktif tenaga honorer yang membantu menyiapkan ruang kelas. Seluruh temuan tersebut dicatat sebagai bahan evaluasi internal guna meningkatkan disiplin kolektif.
Sidak keliling ini dinilai memberi dampak ganda. Selain menciptakan efek kejut yang mendorong kesiapsiagaan unit kerja, juga menjadi sarana pembelajaran bagi pimpinan lembaga untuk memperbaiki tata kelola administrasi, termasuk pengelolaan absensi, surat tugas, hingga koordinasi jadwal kerja.
Bagi masyarakat, khususnya orang tua siswa dan pengguna layanan KUA, kehadiran tim sidak ini menjadi bukti bahwa Negara hadir memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal.
Hingga siang hari, pemantauan ditutup di MIS Babussalam Nowa. Secara umum, tingkat kedisiplinan dinilai mulai menunjukkan tren positif, meski masih terdapat sejumlah catatan yang akan ditindaklanjuti melalui pembinaan ringan.
Sidak ini menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan publik berawal dari hal sederhana, seperti kehadiran tepat waktu, kesiapan melayani, serta administrasi yang tertib dan akuntabel. [US/YDM]

Komentar