Di Tengah Isu Mutasi, Bupati Dompu Minta Publik Tak Mudah Sebar Kabar Belum Terverifikasi


Dompu, mediaruangpublik.com - Riuhnya isu rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu belakangan ini turut menjadi sorotan di ruang publik. 

Menyikapi derasnya informasi yang beredar, Bupati Dompu mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Dompu saat ditemui awak media di Halaman Pendopo Bupati Dompu, Jalan Beringin Bada, Senin (7/9/2026) pagi.

Bupati meminta masyarakat, termasuk para pengguna media sosial, lebih berhati-hati dalam menilai sebuah informasi sebelum menjadikannya konsumsi publik. 

Menurutnya, setiap informasi yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah semestinya terlebih dahulu diverifikasi dan dikonfirmasi kepada sumber yang berwenang.

“Kepada masyarakat, saya menghimbau untuk lebih bijak menilai, kemudian memberikan pernyataan, dan menggunakan media sosial,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, pemerintah membutuhkan ruang untuk menjalankan roda pemerintahan secara profesional tanpa terganggu oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Menurut Bupati, pintu klarifikasi terhadap berbagai persoalan pemerintahan sebenarnya terbuka. Masyarakat maupun pihak lain yang ingin mengetahui secara pasti sebuah kebijakan dipersilakan berkomunikasi langsung dengan dinas terkait atau pihak pemerintah daerah.

“Apapun hal-hal yang dianggap kurang baik dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan, mungkin sebaiknya menanyakan langsung kepada sumbernya,” tegasnya.

Bupati juga menyinggung kebiasaan sebagian pihak yang langsung mengunggah informasi ke media sosial hanya berdasarkan isu yang beredar. Ia mengingatkan, informasi yang telah terlanjur menyebar di ruang digital dapat membentuk persepsi publik, meski belum tentu sesuai dengan fakta.

“Dari pada mendengarkan isu, kemudian langsung diupload ke media sosial, padahal itu jauh dari apa yang kami lakukan. Apapun itu yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, sebaiknya menanyakan langsung kepada sumber,” imbuhnya.

Ia memastikan, pemerintah daerah memiliki saluran komunikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh informasi yang lebih akurat. Persoalan tertentu dapat ditanyakan melalui dinas teknis maupun langsung kepada kepala daerah.

“Dinas-dinas kan banyak, persoalan apapun kan ada pada dinas dan kepada Bupati. Tanyakan dulu sebelum menyampaikan dan menjadi konsumsi umum daripada publik. Nah, itu maksudnya,” pungkas Bupati.

Pernyataan tersebut disampaikan sebelum Bupati Dompu bertolak menjalankan agenda kedinasan menghadiri Ground Breaking Pelabuhan Kilo. Pemkab Dompu melalui jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) juga membuka ruang bagi media maupun masyarakat untuk melakukan konfirmasi terkait berbagai kebijakan dan perkembangan pemerintahan daerah.

Di tengah derasnya arus informasi digital, pesan Bupati tersebut menjadi penegasan agar ruang publik tidak dipenuhi kabar yang hanya bersumber dari asumsi atau isu, melainkan informasi yang telah melalui proses verifikasi dan konfirmasi. [*/Gafar]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.