Kemenag Dompu Genjot Kompetensi Guru Lewat Rakor dan Pembinaan
Dompu, Mediaruangpublik.com - Upaya membangkitkan kembali daya saing madrasah terus digencarkan. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu melalui Seksi Pendidikan Madrasah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan pembinaan guru se-Kabupaten Dompu, Rabu (6/5/2026). Hal ini sebagai langkah strategis memperkuat kualitas pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kankemenag Dompu ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., didampingi Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Ridwan, S.Pd dan Ketua Pokjawas Hanafi, SH, serta turut dihadiri ratusan guru dari madrasah Negeri dan Swasta turut ambil bagian dalam forum tersebut.
Rakor ini menjadi ruang evaluasi bersama terhadap kondisi madrasah saat ini, sekaligus merumuskan strategi peningkatan mutu di tengah tantangan menurunnya minat peserta didik.
Dalam arahannya, Najamuddin menegaskan bahwa tren penurunan di sejumlah madrasah tidak bisa dianggap sepele.
“Ini bukan persoalan biasa. Kita harus jujur melihat kondisi dan berani melakukan pembenahan secara menyeluruh,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, hasil kajian tim pengawas menunjukkan adanya sejumlah faktor yang memengaruhi, termasuk hubungan yang kurang harmonis antara pihak Madrasah dan Yayasan penyelenggara. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap tata kelola lembaga hingga proses penerimaan siswa baru.
Menurutnya, seluruh elemen Madrasah harus memiliki visi yang sama. Tidak boleh ada sekat antara madrasah negeri dan swasta, karena tujuan utama tetap satu yakni mencerdaskan generasi bangsa dan memajukan pendidikan berbasis keagamaan.
“Guru tidak cukup hanya mengajar. Harus ada inovasi dan program unggulan yang mampu meyakinkan masyarakat bahwa madrasah adalah pilihan terbaik,” ujarnya.
Program unggulan yang dimaksud meliputi penguatan tahfiz Al-Qur’an, pemanfaatan teknologi melalui kelas digital, peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik, hingga pembinaan karakter siswa.
Madrasah yang memiliki keunggulan khas diyakini akan lebih mudah menarik kepercayaan publik.
Selain itu, Najamuddin juga menekankan pentingnya soliditas antar madrasah. Ia mengingatkan agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat di antara lembaga pendidikan.
“Jangan saling menjatuhkan. Yang kita bangun adalah kekuatan bersama. Jika madrasah kompak, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.
Rakor berlangsung dinamis dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyambut positif berbagai arahan yang disampaikan, sekaligus menyatakan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah masing-masing.
Kegiatan ini menjadi titik penting konsolidasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan madrasah di Dompu. Harapannya, melalui manajemen yang lebih sehat, inovasi berkelanjutan dan semangat kebersamaan, madrasah di Dompu dapat kembali menunjukkan tren positif dan menjadi pilihan utama masyarakat. [US/83]

Komentar