Demi Kepastian Status, Nakes Dompu Turun Aksi Perjuangkan PPPK Penuh Waktu

 

Dompu, mediaruangpublik.com - Dengan wajah yang tampak sedih, seorang tenaga kesehatan (nakes), Laily, mengaku terpaksa ikut dalam aksi bersama rekan-rekannya. Bukan karena ingin meninggalkan tugas, melainkan demi menunjukkan solidaritas memperjuangkan nasib tenaga kesehatan dan tenaga teknis yang berharap mendapatkan keadilan dalam pengangkatan PPPK penuh waktu.

“Iya, harus hadir. Soalnya panitia bilang tidak menerima alasan, supaya bisa menunjukkan solidaritas. Makanya saya juga rela ikut aksi hari ini,” ujarnya dengan raut muka yang terlihat sedih.

Di balik keikutsertaannya dalam aksi tersebut, tersimpan harapan besar agar perjuangan para nakes tidak sia-sia. Mereka berharap pemerintah memberikan perhatian yang sama terhadap tenaga kesehatan dan tenaga teknis yang selama ini turut mengabdi dalam pelayanan publik.

Melalui aksi ini, Laily bersama rekan-rekannya meminta agar nakes dan tenaga teknis mendapat prioritas untuk dialihkan statusnya menjadi PPPK Penuh Waktu, sesuai dengan ketentuan pemerintah yang berlaku.

Mereka menilai, kebijakan peningkatan status jangan hanya dirasakan oleh kelompok tertentu. Tenaga kesehatan yang setiap hari berada di garis depan pelayanan masyarakat juga berharap mendapatkan kesempatan dan perlakuan yang adil.

Bagi para nakes, perjuangan ini bukan sekadar soal status kepegawaian. Di balik seragam dan pelayanan yang mereka berikan, ada harapan tentang kepastian masa depan, penghargaan atas pengabdian, dan keadilan setelah bertahun-tahun melayani masyarakat.[*/Given]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.