Dinas Perpustakaan Dompu dan SMSI Bersinergi Bangun Gerakan Literasi Daerah
Dompu, Mediaruangpublik.com – Semangat membangun masyarakat yang cerdas dan melek informasi terus diperkuat di Kabupaten Dompu. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dompu resmi menjalin kolaborasi dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Dompu dalam upaya memperluas gerakan literasi dan edukasi publik di tengah perkembangan era digital.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menghadirkan budaya membaca sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi yang beredar di media digital.
Di tengah derasnya arus informasi saat ini, literasi dinilai menjadi kebutuhan penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita bohong maupun informasi yang menyesatkan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, menegaskan bahwa media memiliki posisi penting dalam mendukung penguatan literasi masyarakat.
Menurutnya, peran media saat ini tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran publik yang efektif hingga menjangkau wilayah pedesaan.
“Penguatan budaya literasi tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi bersama media agar pesan edukasi dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya tengah menyiapkan berbagai program pengembangan literasi daerah, mulai dari peningkatan layanan perpustakaan, pengembangan perpustakaan desa, hingga lomba literasi yang melibatkan banyak pihak, termasuk SMSI Kabupaten Dompu.
Salah satu program unggulan yang akan dilaksanakan yakni lomba perpustakaan desa terbaik sebagai bagian dari program nasional penguatan literasi masyarakat. Program tersebut juga mendapat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang selama dua tahun terakhir mencapai sekitar Rp500 juta.
“Program ini menjadi motivasi besar bagi desa-desa untuk terus mengembangkan budaya baca. Hadiah lombanya juga cukup besar, mencapai puluhan juta rupiah,” katanya.
Ketua SMSI Kabupaten Dompu, Iwan Sakral, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai media dan perpustakaan memiliki visi yang sama dalam mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang berkualitas dan edukatif.
Menurutnya, SMSI siap mendukung berbagai kegiatan literasi pemerintah daerah, termasuk kampanye gemar membaca, edukasi digital, hingga pelatihan literasi bagi generasi muda.
“Media bukan hanya ruang penyebaran informasi, tetapi juga sarana pendidikan masyarakat. Karena itu, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk terus diperkuat,” ujarnya.
Dalam diskusi yang berlangsung, turut ditegaskan bahwa organisasi media saat ini merupakan wadah perusahaan pers yang profesional dan memiliki legitimasi kuat melalui keterhubungan dengan Dewan Pers.
Dengan kapasitas tersebut, media diyakini mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
Keterlibatan insan pers dalam kegiatan pemerintah maupun dunia pendidikan disebut mampu meningkatkan kualitas program melalui pengalaman dan kemampuan profesional yang dimiliki, baik dalam edukasi publik, pelatihan jurnalistik, maupun kegiatan literasi lainnya.
Selain memiliki jaringan luas hingga tingkat nasional, media juga dinilai mampu menjadi jembatan komunikasi antara daerah dan pemerintah pusat guna memperkuat dukungan terhadap program-program pembangunan.
“Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan. Media tidak hanya berfungsi mengawasi, tetapi juga ikut mencerdaskan dan membangun masyarakat,” tegas Iwan.[Tim]

Komentar