Kakan Kemenag Dompu Tekankan Disiplin ASN dan Kondusivitas Madrasah Saat Visitasi MTsN 2


Dompu, Mediaruangpublik.com - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) serta menjaga suasana madrasah tetap aman dan kondusif.

Penegasan itu disampaikan Kepala Kantor saat melakukan visitasi dan pembinaan di MTs Negeri 2 Dompu, Rabu (20/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, H. Najamuddin didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Dompu, H. Burhanuddin, S.Ag., dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Pendidikan Madrasah, H. Ridwan, S.Pd. Mereka berdialog langsung dengan Kepala Madrasah bersama jajaran dewan guru di ruang guru MTsN 2 Dompu.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda pembinaan untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di madrasah berjalan sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama sekaligus memperkuat kinerja tenaga pendidik dan kependidikan.


Kepala MTsN 2 Dompu, Hj. Hairunia, S.Ag, menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Kemenag Dompu. Ia berharap kehadiran pimpinan dapat memberikan arahan sekaligus penguatan bagi seluruh keluarga besar madrasah.


“Kami mohon arahan dan bimbingan dari Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu. Apapun kebijakan di MTsN 2 Dompu ini adalah atas dasar keputusan bersama Dewan Guru,” ujarnya.


Dalam arahannya, H. Najamuddin mengajak seluruh keluarga besar MTsN 2 Dompu untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga komunikasi agar iklim madrasah tetap harmonis.

Menurutnya, kondisi madrasah yang sudah aman dan kondusif harus dipertahankan. Perbedaan persepsi, kata dia, jangan sampai berkembang menjadi persoalan yang mengganggu proses pendidikan.

“Ketika suasana madrasah sudah aman, jangan sampai ada satu pola pikir yang menyebabkan suasana itu goyah. Itu masalah besar bagi madrasah,” tegasnya.

Ia meminta setiap persoalan yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan segera dicarikan solusi secara bijak.

“Apabila ada suasana hati yang tidak nyaman, kita harus cepat mencari alternatif lain supaya suasana tetap aman,” katanya.

H. Najamuddin juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan MTsN 2 Dompu dalam mengembangkan madrasah. Ia mengingatkan kepala madrasah untuk menjalankan fungsi manajerial secara baik dan memastikan seluruh kebijakan tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan.

Terkait pembelajaran, ia menegaskan bahwa orientasi utama pendidikan tetap pada upaya mencerdaskan anak bangsa. Menurutnya, perbedaan pendekatan maupun istilah dalam penerapan pembelajaran tidak boleh menghilangkan substansi pendidikan.

“Yang penting terapkan konsep berbasis madrasah,” ujarnya.

Menyinggung penerapan KBC, H. Najamuddin menegaskan bahwa perbedaan istilah tidak semestinya menjadi sumber persoalan di lingkungan madrasah. Standar isi dan tujuan pembelajaran tetap harus menjadi perhatian.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Dompu, H. Burhanuddin, S.Ag., memberikan penekanan terkait administrasi dan kedisiplinan kepegawaian.

Ia meminta seluruh ASN memperhatikan pembaruan data pada SIMPEG 5 serta memastikan absensi PUSAKA diisi secara tertib.

“Apabila tidak hadir, mohon diunggah apa alasannya, agar kami bisa melihat dan menghitung kehadiran pegawai atau Bapak Ibu Guru,” katanya.

Menurutnya, tertib administrasi kepegawaian merupakan bagian penting dalam mendukung profesionalitas ASN di lingkungan madrasah.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, H. Ridwan, S.Pd., menjelaskan bahwa KBC bukan merupakan kurikulum tersendiri, melainkan bagian dari penguatan atau pendekatan dalam pembelajaran.

“Semua itu sudah kita terapkan sebagaimana diatur dalam KMA 1503. Mari kita gunakan kurikulum yang tidak mengorbankan Bapak Ibu Guru yang ada di MTsN 2 Dompu,” ujarnya.

Usai penyampaian pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog terbuka. Para guru menyampaikan sejumlah usulan dan masukan, mulai dari kebutuhan sarana pembelajaran, administrasi hingga pengembangan kompetensi tenaga pendidik. [RP_US/Red]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.