Festival Layang-Layang Desa Nangatumpu Meriahkan HUT ke-81 RI, Tanamkan Kecintaan pada Budaya Lokal


Dompu, Mediaruangpublik.com - Langit Desa Nangatumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, dihiasi aneka layang-layang dalam Festival Layang-Layang yang digelar Komunitas Layang-Layang setempat untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (19/8/2026).

Festival tersebut berlangsung semarak dengan melibatkan masyarakat desa. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali permainan tradisional sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

Danramil Manggelewa, Kapten Infanteri H. Ilham, hadir dan membuka festival secara resmi dengan menerbangkan layang-layang sebagai tanda dimulainya kegiatan.

H. Ilham mengapresiasi kreativitas masyarakat Nangatumpu yang mampu mengemas permainan tradisional menjadi kegiatan bersama dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Menurutnya, bermain layang-layang bukan sekadar aktivitas rekreatif, tetapi juga bagian dari kenangan masa kecil yang memiliki nilai kebersamaan. Karena itu, ia mengingatkan agar kegiatan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.

Pemerintah Desa Nangatumpu turut memberikan dukungan terhadap festival tersebut. Staf Desa Nangatumpu, Mukmin, mengatakan kegiatan serupa telah dilaksanakan selama dua tahun berturut-turut dan sejauh ini berjalan aman serta tertib.

Ketua Komunitas Layang-Layang Desa Nangatumpu, Edy Hamidun, mengatakan antusiasme masyarakat menjadi modal penting bagi keberlanjutan festival tersebut.

Ia menegaskan, kegiatan itu dirancang bukan hanya untuk mencari hiburan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap budaya dan tradisi yang berkembang di lingkungan mereka.

“Tujuan kegiatan ini adalah menanamkan rasa kepemilikan terhadap budaya dan tradisi yang ada di lingkungan sekitar kita,” kata Edy.

Panitia juga menetapkan sejumlah aturan bagi peserta untuk memastikan festival berlangsung tertib dan tidak menimbulkan gangguan maupun risiko keselamatan.

Di sisi lain, komunitas tersebut tengah menyiapkan penyerahan administrasi organisasi kepada Pemerintah Desa Nangatumpu. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari proses pemenuhan legalitas komunitas di tingkat desa.

Festival Layang-Layang Nangatumpu diharapkan menjadi agenda yang terus dipertahankan. Di tengah semakin beragamnya hiburan modern, permainan tradisional tersebut menjadi salah satu cara masyarakat menjaga identitas budaya sekaligus mempererat silaturahmi.

Melalui festival itu, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menjaga tradisi yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat. [RP_Given]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.