Bangun Iklim Investasi Berkelanjutan, Disnakertrans Dompu Dorong PT STM Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Dompu, mediaruangpublik.com – Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendorong pihak perusahaan pertambangan PT Sumbawa Timur Mining (STM/Vale) agar memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal dalam setiap proses perekrutan.
Perusahaan tersebut, saat ini merupakan pemegang Kontrak Karya generasi ke-7, yang mengelola Blok Onto seluas 23.029 Hektar di Kecamatan Hu’u.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Dompu, Abdul Syahid, SH, Kamis (15/1/2026) pagi tadi, saat dikonfirmasi media ini menyatakan, bahwa keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal merupakan langkah strategis yang tidak hanya berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, ia juga berperan penting dalam membangun iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di daerah.
Kata Dia, perusahaan yang memanfaatkan sumber daya alam Dompu memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat setempat, salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
“Agar asas manfaat secara ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat kita, dan tentu hal itu akan berdampak pada terciptanya iklim investasi yang baik “, Ujar Abdul Syahid.
Dijelaskannya, keterlibatan tenaga kerja lokal di sektor industri, khususnya pertambangan, akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menekan angka pengangguran, serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Lebih jauh, Abdul Syahid juga berharap kebijakan prioritas tenaga kerja lokal tidak hanya menjadi komitmen PT STM, tetapi juga diterapkan secara konsisten oleh seluruh perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Dompu, baik di sektor pertambangan maupun sektor strategis lainnya.
“Kami berharap kebijakan ini tidak hanya dilakukan oleh STM, tetapi juga diterapkan oleh perusahaan-perusahaan lain yang saat ini berinvestasi di berbagai sektor di daerah “, Tegasnya.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan seluruh perusahaan yang beroperasi di Dompu agar tetap patuh terhadap regulasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kepatuhan tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas investasi sekaligus membangun komunikasi dan hubungan yang positif dengan masyarakat serta pemerintah daerah.
“Kami juga meminta agar semua perusahaan tetap mematuhi dan memperhatikan regulasi yang ada dalam setiap kegiatan operasionalnya“, Pungkas Abdul Syahid. [RP. 01]

Komentar