SMSI Dompu Dorong Publikasi Humanis Kejari

 

Dompu, mediaruangpublik.com - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Dompu menggelar audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu, Selasa pagi (27/1/2026), bertempat di Lobi Kantor Kejari Dompu, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Bada. 

Pertemuan ini menitikberatkan pada penguatan sinergi dalam publikasi kegiatan kejaksaan yang bersifat edukatif, preventif, dan humanis.

Audiensi tersebut dihadiri jajaran pengurus SMSI Dompu yang dipimpin Ketua SMSI Dompu, Iwan Sakral, yang juga merupakan pimpinan koranpagidompu.id, didampingi Sekretaris Fauzi Akbar, serta sejumlah pengurus lainnya, di antaranya Supriadin (Pemred Infobima.com), Abdul Gafar dan Muhammad Tohier (mediaruangpublik.com), Alon Sanjaya (kmbali1.com), serta Faisal dari tamborapress.com. 

Rombongan SMSI Dompu diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Dompu, Joni Eko Waluyo.

Dalam pertemuan tersebut, Joni Eko Waluyo menyampaikan bahwa Kejari Dompu memiliki berbagai kegiatan internal maupun kemasyarakatan yang selama ini belum terpublikasi secara maksimal. 

Menurutnya, selain menjalankan fungsi penegakan hukum, kejaksaan juga aktif dalam program pencegahan serta edukasi hukum kepada masyarakat.

“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan media, khususnya dalam publikasi kegiatan yang bersifat edukatif dan preventif. Kejaksaan tidak hanya soal penindakan, tetapi juga pencegahan,” kata Joni Eko Waluyo.

Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan media tidak dimaksudkan untuk mengintervensi isi pemberitaan, melainkan sebagai bentuk kemitraan strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan mendidik kepada masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi independensi pers.

Sementara itu, Ketua SMSI Dompu, Iwan Sakral, menegaskan bahwa SMSI merupakan organisasi media yang legal, berbadan hukum, independen, serta diakui sebagai konstituen Dewan Pers. Dengan demikian, media yang tergabung dalam SMSI dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

“SMSI siap mendukung pemerintah dan lembaga penegak hukum dalam penyampaian informasi publik, tanpa menghilangkan independensi dan fungsi kontrol sosial media,” tegas Iwan.

Ia juga mendorong Kejari Dompu untuk lebih menonjolkan sisi humanis institusi kejaksaan melalui publikasi kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti edukasi hukum ke sekolah, donor darah, olahraga bersama, serta berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.

“Jangan sampai kejaksaan hanya dikenal karena penindakan. Sisi edukatif dan humanis juga penting agar institusi kejaksaan semakin dekat dengan masyarakat,” tambahnya.

Sekretaris SMSI Dompu, Fauzi Akbar, menambahkan bahwa kerja sama publikasi melalui organisasi media dinilai lebih efektif dan efisien secara teknis. Dengan demikian, kejaksaan tidak perlu menghubungi media satu per satu, melainkan cukup melalui organisasi sebagai representasi media secara kelembagaan.

“SMSI mewakili media secara institusi, sehingga memiliki kapabilitas teknis dalam kerja sama publikasi. Ini berbeda dengan organisasi wartawan yang lebih bersifat profesi,” jelasnya.

Melalui audiensi ini, SMSI Dompu menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Kejari Dompu dalam mempublikasikan berbagai program kejaksaan, khususnya yang mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif, guna meningkatkan literasi hukum serta kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif, serta diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kemitraan strategis yang berkelanjutan antara Kejari Dompu dan SMSI Dompu ke depan. [Tim]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.