Setelah Lebih 10 Tahun Terputus Kontak, PMI Asal Desa Riwo Akhirnya Pulang

Dompu, Mediaruangpublik.com – Setelah lebih dari satu dekade terpisah tanpa kabar, Mariam binti Kader Ajis (40), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Riwo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, akhirnya kembali menginjakkan kaki di tanah kelahirannya. 

Kepulangan ini terjadi berkat upaya dan kerja keras Pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Dompu.

Pemulangan PMI tersebut difasilitasi oleh Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Uni Emirat Arab, pada Jumat (23/1/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu, Abdul Syahid, SH, mengungkapkan bahwa kepulangan PMI ini berawal dari laporan keluarga yang sudah bertahun-tahun kehilangan kontak. PMI tersebut diketahui telah bekerja di Uni Emirat Arab selama lebih dari 10 tahun tanpa kepastian kabar.

“Yang bersangkutan termasuk PMI yang sudah lama bekerja di luar negeri dan terputus komunikasi dengan keluarganya. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan,” tutur Abdul Syahid dengan nada haru.

Setelah melalui proses koordinasi panjang antara Disnakertrans, pihak Kementerian Luar Negeri, KBRI, serta keluarga, akhirnya disepakati penjemputan dilakukan di Cabang Sipo, Kecamatan Woja. 

Sekitar pukul 22.14 WITA, kendaraan travel yang membawa Mariam (PMI) tiba. Tangis pecah seketika. Orang tua yang menua dalam penantian dan anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran seorang ibu, memeluk erat sosok yang selama ini hanya bisa mereka rindukan dalam doa.

Isak tangis menyelimuti suasana malam itu, menjadi saksi betapa mahalnya harga perpisahan yang terlalu lama. Pihak Disnakertrans Kabupaten Dompu yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Abdul Syahid, SH, didampingi Kepala Bidang Penempatan dan staf, kemudian secara resmi menyerahkan Mariam (PMI) tersebut kepada keluarga.

Kepulangan ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan akhir dari penantian panjang, luka, rindu dan doa yang akhirnya terjawab. Negara hadir untuk memastikan bahwa setiap Pekerja Migran Indonesia, sejauh apa pun melangkah, tetap memiliki jalan pulang. [RP. 01]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.