Diduga Mendapatkan Tindakan Kekerasan, Korlap Massa Aksi Non Database Laporkan ke APH

 

Dompu, mediaruangpublik.com - Ratusan Aliansi Honorer Non Database Kabupaten Dompu  menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu, guna menuntut kejelasan status kerja, pada Selasa (21/1/2026). 

Aksi demonstrasi tersebut pada awalnya berjalan damai, namun tiba-tiba muncul salah seorang oknum dengan bergaya preman langsung melakukan tindakan pemukulan terhadapl salah satu massa aksi. 

Pada hal, kedatangan massa aksi di Kantor Pemda Dompu hanya ingin menyampaikan tuntutan dan hak mereka sebagai warga negara. 

Sementara itu, Akbar Taruna selaku salah satu Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Gerakan  Honorer Database Kabupaten Dompu, mengecam atas tindakan premanisme yang diduga dilakukan oleh antek rezim yang berkuasa untuk menghalangi aksi yang kami lakukan.

"Saya dan seluruh rekan-rekan mengecam keras atas tindakan premanisme yang diduga dilakukan oleh antek rezim ini yang sengaja dipasang untuk menghalau tuntutan kami", ucanya.

Dengan tindakan dan kekerasan yang dilakukan oleh rezim yang berkuasa, kata Akbar, sedikitpun tidak akan menyurutkan semangat kami untuk menuntut hak.

"Rezim sekarang diduga sudah di kelilingi oleh virus-virus yang memang sangat membias dalam membentengi kekuasaan saat ini", ucapnya

Namun terkait dengan tindakan kasus kekerasan pemukulan atau tindakan represif tersebut, lanjut Akbar, pihaknya sudah melaporkan secara resmi di Polres Dompu. 

"Laporan tersebut sudah kami masukkan di Polres Dompu atas dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh antek rezim ini sudah diterima dengan baik oleh Polres Dompu, ujarnya.

Diakhir pernyataannya, Akbar menegaskan bahwa "pihaknya akan mengawal terkait dengan proses hukum di tingkat penegakkan hukum, sehingga oknum yang diduga pelaku kekerasan agar segera diproses dan ditindak lanjuti", terang Akbar Taruna saat dikonfirmasi lewat akun messengernya, Selasa (20/1/2026) pukul 22.55 Wita. 

Terkait dengan persoalan tersebut, Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui  Kasi Humas Polres Dompu IPTU Suardika, membenarkan atas laporan yang disampaikan oleh Korban inisial "B" dari Aliansi Honorer Non Database Pemda Dompu.

"Benar, kami sudah menerima laporan secara resmi dari Aliansi Honorer Non Database atas tindakan penganiayaan dan kekerasan", terang Humas Polres Dompu saat dikonfirmasi media ini, Rabu (21/1/2026). [RP. 01].

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.