Karya Siswa MTsN 1 Dompu Tuai Apresiasi, Kakan Kemenag Dorong Penguatan Budaya Literasi di Madrasah
Dompu, Mediaruangpublik.com - Upacara bendera di MTsN 1 Dompu pada Senin (27/7/2026) menjadi momen yang penuh makna. Di penghujung kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., memberikan penghargaan kepada seorang siswa yang berhasil melahirkan karya tulis dalam bentuk buku.
Siswa tersebut adalah Rias Fara Putra, peserta didik kelas VIII MTsN 1 Dompu yang sukses menulis buku berjudul "Aksara Putih Biru". Penyerahan penghargaan di hadapan seluruh peserta upacara menjadi simbol nyata komitmen madrasah dalam membangun budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Dalam amanatnya, H. Najamuddin menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar agenda rutin setiap hari Senin, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda.
"Upacara bendera merupakan sarana menanamkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada peserta didik. Nilai-nilai itu harus terus dijaga dan ditanamkan di lingkungan madrasah," ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala MTsN 1 Dompu beserta seluruh tenaga pendidik atas dedikasi dalam membina siswa hingga mampu meraih berbagai prestasi.
Menurutnya, MTsN 1 Dompu telah menunjukkan eksistensinya sebagai madrasah yang konsisten mengharumkan nama daerah melalui berbagai kompetisi, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Tak hanya itu, Najamuddin menilai keberhasilan seorang siswa menerbitkan buku merupakan pencapaian yang patut dibanggakan sekaligus menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berkarya.
"Madrasah harus menjadi tempat tumbuhnya budaya literasi dan numerasi. Ketika siswa mampu menghasilkan sebuah buku, itu menandakan proses pendidikan berjalan ke arah yang positif dan produktif," ungkapnya.
Kehadiran Kakan Kemenag beserta penghargaan yang diberikan disambut antusias oleh keluarga besar MTsN 1 Dompu. Momen tersebut diharapkan mampu memacu semangat seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik serta melahirkan lebih banyak karya yang membanggakan.
Upacara ditutup dengan doa bersama. Penyerahan buku karya siswa pada pagi itu menjadi pesan kuat bahwa madrasah tidak hanya mencetak generasi berilmu dan berakhlak, tetapi juga melahirkan insan-insan kreatif yang mampu menuangkan gagasan dalam karya nyata. [RP_US/83]

Komentar