Kepala Kemenag Dompu Buka Rakorda MUI, Dompu Siap Jadi Tuan Rumah Rakorda MUI NTB 2027

Dompu, Mediaruangpublik.com - Kabupaten Dompu resmi dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTB Tahun 2027. 

Kepastian tersebut disampaikan dalam Rakorda MUI Kabupaten Dompu yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Dompu, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus MUI Kabupaten Dompu, para Ketua MUI kecamatan, serta unsur Kementerian Agama itu juga menjadi ajang penyampaian hasil Rakerda MUI Provinsi NTB Tahun 2026 sekaligus membahas langkah strategis menghadapi agenda besar tingkat provinsi tahun depan.

Ketua MUI Kabupaten Dompu, Drs. H. Mokh. Nasuhi, M.Si., mengatakan penunjukan Dompu sebagai tuan rumah merupakan bagian dari mekanisme giliran seluruh kabupaten/kota di NTB. Ia mengungkapkan bahwa pada 2024 Dompu sempat menunda kesempatan tersebut karena belum siap dari sisi penyelenggaraan.

"Namun sekarang, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap, Dompu harus menerima amanah sebagai tuan rumah Rakorda MUI Provinsi NTB Tahun 2027. Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus kita sukseskan bersama," ujarnya.

Menurutnya, suksesnya pelaksanaan Rakorda Provinsi tidak hanya menjadi tanggung jawab MUI Kabupaten Dompu, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Dompu, Kementerian Agama, serta seluruh elemen masyarakat.

Sebagai langkah awal, MUI Dompu akan segera membentuk panitia lokal untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari lokasi kegiatan, akomodasi, konsumsi, hingga pelayanan bagi peserta yang akan datang dari seluruh kabupaten/kota se-NTB dan pengurus MUI Provinsi.

"Agenda ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan dan kemampuan Kabupaten Dompu sebagai tuan rumah kegiatan keagamaan berskala provinsi," tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, mengajak seluruh pengurus MUI agar terus memperkuat sinergi dalam menjaga kehidupan keagamaan yang harmonis sekaligus merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, ia menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan dan dapat merusak masa depan generasi muda.

"Persoalan narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi bangsa. Karena itu diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pembinaan," tegasnya.

Selain itu, Najamuddin juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat moderasi beragama, serta mempertahankan persatuan bangsa di tengah munculnya berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Kita harus bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, dan tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang dapat memecah belah bangsa. Indonesia berdiri di atas Pancasila, dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga keutuhan NKRI," katanya.

Ia juga menyinggung sejumlah persoalan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk perbedaan pandangan terkait pelaksanaan salat Jumat di beberapa wilayah. Menurutnya, persoalan tersebut harus diselesaikan melalui musyawarah para ulama agar tidak berkembang menjadi konflik sosial.

Najamuddin berharap, MUI Kabupaten Dompu terus memainkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina kehidupan keagamaan, memperkuat moderasi beragama, serta menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah. [US/83]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.