Kemenag dan Dikpora Dompu Bersinergi Bereskan Data Siswa Ganda
Dompu, Mediaruangpublik.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu memperkuat koordinasi untuk menuntaskan persoalan residu data peserta didik, khususnya siswa yang masih tercatat secara ganda pada lebih dari satu satuan pendidikan.
Langkah tersebut dilakukan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Dompu, H. Ridwan, S.Pd., melalui koordinasi dengan jajaran Dikpora Kabupaten Dompu di ruang kerja Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Kamis (8/10/2026).
Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan data peserta didik yang dikelola melalui sistem EMIS Kemenag dan Dapodik Dikpora, sehingga data yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi peserta didik di lapangan.
H. Ridwan menegaskan, persoalan data ganda tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Diperlukan keterbukaan dan komunikasi yang intensif antara operator EMIS dan operator Dapodik untuk melakukan verifikasi serta pemutakhiran data.
"Solusinya harus saling tukar data dan terbuka antara sesama operator. Dengan begitu, kendala data yang ditemukan bisa diselesaikan bersama," ujarnya.
Menurutnya, koordinasi tersebut juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara operator EMIS Kemenag dan Dapodik Dikpora. Selama ini, perbedaan pengelolaan sistem data dinilai dapat menjadi kendala ketika ditemukan data peserta didik yang bermasalah atau tercatat lebih dari satu lembaga.
Karena itu, kedua pihak mendorong agar operator tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling berkoordinasi setiap kali menemukan persoalan data.
"Antara operator Dapodik dan operator EMIS harus saling berhubungan dengan baik. Data yang menjadi kendala harus diselesaikan bersama," katanya.
Sinergi Kemenag dan Dikpora tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian residu data sekaligus mewujudkan data pendidikan Kabupaten Dompu yang valid, akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya tata kelola satu data pendidikan di Kabupaten Dompu. [RP_Ydm]

Komentar