Dikpora Dompu Perkuat Program Budaya dan Literasi Al-Qur’an untuk Wujudkan “Dompu Maju”
Dompu, Mediaruangpublik.com - Pemerintah Kabupaten Dompu terus memperkuat sektor pendidikan melalui program prioritas “Dompu Maju” yang menitikberatkan pada penguatan Budaya Daerah dan Literasi Keagamaan.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Muhamad Iksan, S.Ag., dalam upaya mendorong lahirnya generasi berkarakter, religius dan berbudaya.
Muhamad Iksan menjelaskan, salah satu fokus utama yang tengah dijalankan yakni program “Budaya”, yang diwujudkan melalui penerapan kurikulum muatan lokal di seluruh satuan pendidikan. Program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Bupati Dompu dalam melestarikan budaya dan bahasa daerah sejak dini.
"Dikpora sudah menyiapkan bahan ajar sebagai implementasi kurikulum muatan lokal tersebut. Bahkan pada momentum Hardiknas kemarin, Bupati Dompu juga menyerahkan Kamus Bahasa Dompu kepada satuan pendidikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah,” ujarnya.
Menurutnya, implementasi kurikulum muatan lokal kini telah berjalan di sekolah-sekolah, baik tingkat SD maupun SMP. Untuk menunjang pelaksanaannya, Dikpora juga telah memberikan pelatihan kepada para guru agar mampu menerapkan materi budaya lokal secara efektif dalam proses pembelajaran.
Selain penguatan budaya, Dikpora juga terus mengembangkan program “Dompu Mengaji” melalui gerakan literasi Al-Qur’an di lingkungan sekolah. Program tersebut dinilai menunjukkan perkembangan yang sangat positif dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.
“Melalui peringatan Hari Jadi Dompu kemarin, sebanyak 211 siswa SD dan SMP berhasil mengikuti khataman Al-Qur’an. Kemudian pada peringatan Hardiknas, kami juga menggelar lomba tilawah dan tahfiz yang mendapat antusias luar biasa,” ungkap Muhamad Iksan saat dikonfirmasi media ini diruang kerjanya, Rabu (20/5/2026).
Ia menambahkan, peningkatan kemampuan literasi Al-Qur’an siswa mulai terlihat di berbagai sekolah. Hal itu menjadi indikator bahwa program pembinaan keagamaan yang dijalankan mulai memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik.
Tak hanya itu, dalam menyambut peringatan 17 Agustus 2026 mendatang, Dikpora Dompu juga tengah menyiapkan berbagai lomba bernuansa perjuangan, budaya dan religius.
Sejumlah kegiatan seperti lomba cerdas cermat hingga lomba Mars Dompu akan digelar untuk menanamkan rasa cinta daerah kepada generasi muda.
“Kami ingin anak-anak memahami makna dan nilai yang terkandung dalam Mars Dompu. Ini bagian dari upaya menanamkan identitas dan kecintaan terhadap daerah sejak dini,” kata Pria yang ramah dan murah senyum ini.
Dikpora juga berencana memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah inovatif dalam pengembangan literasi Al-Qur’an sebagai bentuk motivasi agar program tersebut terus berkembang di masa mendatang.
Muhamad Iksan berharap, seluruh program prioritas tersebut mampu melahirkan generasi Dompu yang cerdas, berakhlak, cinta budaya, serta memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik.
“Harapan kita, buta aksara Al-Qur’an bisa dituntaskan dan ke depan akan lahir hafiz-hafiz Al-Qur’an dari Dompu. Dengan begitu, hal-hal negatif di kalangan generasi muda dapat diminimalisir,” tutupnya. [Tohier]

Komentar