Kakan Kemenag Dompu Dorong MI AT-Taqwa Jadi Madrasah Unggul Berbasis Literasi

Dompu, Mediaruangpublik.com – Upaya penguatan kualitas pendidikan Madrasah terus dilakukan Kementerian Agama Kabupaten Dompu melalui monitoring langsung pelaksanaan akreditasi serta program literasi dan numerasi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) AT-Taqwa Wawonduru, Kecamatan Woja, Senin (25/5/2026).

Monitoring dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., bersama tim Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) sebagai bagian dari langkah strategis peningkatan mutu pendidikan berbasis standar nasional.

Kunjungan tersebut difokuskan pada evaluasi kesiapan Madrasah menghadapi akreditasi, sekaligus memastikan implementasi program literasi dan numerasi berjalan efektif dalam proses pembelajaran sehari-hari.

“Kami ingin memastikan bahwa Madrasah tidak hanya siap secara administrasi menghadapi akreditasi, tetapi juga mampu membangun budaya belajar yang kuat melalui penguatan literasi dan numerasi,” ujar H. Najamuddin saat memberikan arahan kepada guru dan tenaga kependidikan.

Dalam kegiatan itu, tim Pokjawas melakukan pemeriksaan terhadap delapan Standar Nasional Pendidikan, mulai dari standar isi, proses pembelajaran, kompetensi lulusan, hingga sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

Selain pemeriksaan dokumen, pengawas juga melakukan observasi kelas untuk melihat secara langsung implementasi pembelajaran berbasis literasi dan numerasi. Program pembiasaan membaca sebelum pelajaran dimulai, pemanfaatan pojok baca kelas, hingga metode pembelajaran matematika kontekstual menjadi fokus pemantauan.

Kepala MI AT-Taqwa Wawonduru, Hasanuddin, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan Kantor Kemenag Dompu kepada Madrasahnya. Menurutnya, kehadiran langsung Kakan Kemenag bersama Tim Pengawasan menjadi motivasi besar bagi seluruh guru dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kami merasa sangat terbantu dengan pembinaan dan pendampingan ini. Ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus berinovasi dalam pembelajaran,” katanya.

Tim Pokjawas yang terlibat dalam monitoring terdiri dari Hanafi, SH., Hamkah, S.Ag., Ahmad, S.Pd., Sri Kurniawati, S.Pd., SD., serta Jubaidah, S.Pd. Mereka juga memberikan masukan teknis terkait penguatan manajemen madrasah dan strategi peningkatan mutu pembelajaran.

H. Najamuddin menegaskan, penguatan literasi dan numerasi menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan madrasah agar mampu melahirkan generasi yang kompetitif dan berdaya saing.

“Madrasah harus mampu mencetak siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, budaya membaca, dan kecakapan numerasi yang baik,” tegasnya.

Kegiatan monitoring diakhiri dengan diskusi bersama para guru terkait tantangan pembelajaran di lapangan dan strategi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Kemenag Dompu memastikan monitoring dan pendampingan serupa akan terus dilakukan secara berkala di seluruh Madrasah sebagai bentuk komitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas, adaptif dan berkarakter. [US/83]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.