Perkuat Perlindungan Anak, DP3A Dompu Gandeng SMAN 1 Hu’u
Dompu, Mediaruangpublik.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu terus menggencarkan langkah preventif dalam menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak yang dilaksanakan di SMAN 1 Hu’u, Desa Sawe, Kecamatan Hu’u, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara DP3A Kabupaten Dompu dan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) SMAN 1 Hu’u sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala DP3A Kabupaten Dompu Miftahul Su’adah, ST., MM., Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Hj. Sri Wahyuningsih, Camat Hu’u Muhammad Iswan, SKM., Kapolsek Hu’u IPTU Ade Helmi, SH., Danramil Hu’u Kapten Inf. Adisan, Kepala SMAN 1 Hu’u Titi Sumantri, S.S., Ahli Forensik DP3A Mahmud Nasrul Habibi, S.Psi., M.ForSc., serta para Kepala Desa se-Kecamatan Hu’u.
Dalam pemaparannya, Ahli Forensik DP3A Kabupaten Dompu Mahmud Nasrul Habibi menekankan pentingnya perhatian orang tua dan pihak sekolah dalam mengawasi perkembangan anak, terutama di tengah meningkatnya berbagai persoalan sosial yang melibatkan remaja.
Ia menyebutkan, pengawasan yang lemah dapat membuka peluang munculnya kenakalan remaja hingga tindakan yang berpotensi melanggar hukum.
Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Dompu Miftahul Su’adah mengingatkan bahwa pernikahan usia dini masih menjadi tantangan serius yang perlu dicegah bersama. Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga dapat menghambat pendidikan dan masa depan generasi muda.
“Anak-anak membutuhkan perhatian, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ungkapnya.
Kapolsek Hu’u IPTU Ade Helmi, SH., juga mengajak para pelajar untuk menjaga diri dan menghindari aktivitas yang dapat merugikan masa depan, termasuk kebiasaan keluar rumah hingga larut malam.
Dukungan terhadap pembinaan generasi muda turut disampaikan Danramil Hu’u Kapten Inf. Adisan. Ia berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat terus diperkuat demi mencegah munculnya perilaku negatif di kalangan remaja.
Selain itu, Camat Hu’u Muhammad Iswan mengingatkan siswa agar berhati-hati dalam memilih pergaulan dan menjauhi narkotika serta tindakan menyimpang lainnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan kerja sama implementasi pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekolah, termasuk penguatan program Gerakan 21 (Twenty One) Kambeke Anak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda di Kabupaten Dompu. [Gafar]

Komentar