Isu Combine Bantuan Dijual Dibantah, Dinas Pertanian Dompu Pastikan Alat Masih Ada


Dompu, Mediaruangpublik.com — Isu dugaan penjualan combine harvester bantuan pemerintah di Kabupaten Dompu akhirnya mendapat klarifikasi dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Sahrul Ramadhan, SP, memastikan alat pertanian yang sebelumnya disebut telah dijual tersebut masih berada di tangan kelompok penerima manfaat.

Kepastian itu disampaikan Sahrul saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (25/9/2026). Ia menyebut pihaknya telah melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari kelompok yang berkaitan dengan bantuan tersebut.

“Kami juga telah melakukan kontrol terhadap setiap kelompok yang menerima manfaat. Terkait isu tersebut, kami sudah melakukan konfirmasi kepada salah satu kelompok,” kata Sahrul.

Dari hasil konfirmasi tersebut, lanjutnya, keberadaan combine harvester masih dapat dipastikan.

“Barang satu unit combine itu masih ada di kediamannya,” tegasnya.

Sahrul menambahkan, pengawasan terhadap bantuan pemerintah merupakan bagian dari tanggung jawab dinas untuk memastikan berbagai bantuan alat dan sarana pertanian benar-benar berada pada kelompok penerima serta digunakan sesuai tujuan pemberian bantuan.

Klarifikasi juga datang langsung dari pihak kelompok penerima bantuan.

Idhar, S.Pd.I, membantah informasi yang menyebut combine harvester tersebut telah dijual. Ia menyatakan alat pertanian itu masih berada di tempatnya.

Menurut Idhar, informasi yang disampaikan oleh Reza Dompu tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Informasi yang disampaikan itu tidak benar. Combine harvester tersebut masih ada dan berada di tempat kami,” ujar Idhar saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Dengan adanya keterangan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan serta pihak penerima bantuan, dugaan penjualan combine harvester tersebut secara langsung dibantah oleh pihak yang mengetahui keberadaan alat tersebut.

Kendati demikian, munculnya informasi awal mengenai dugaan penjualan tersebut tetap menjadi perhatian publik. Klarifikasi dari pihak terkait diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai status dan keberadaan bantuan pertanian tersebut.

Bagi Dinas Pertanian dan kelompok penerima, combine harvester tersebut ditegaskan masih ada dan belum dijual, sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar. [RP. 01]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.