QRIS Bank NTB Syariah Kian Diminati, Merchant Melonjak Jadi 14.306
Keterangan : Kepala Departemen Transaksi Retail Bank NTB Syariah, David Rosedi, saat memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait layanan transaksi QRIS di Aula Bank NTB Syariah, Kota Mataram, Minggu (27/9/2026).
Dompu, Mediaruangpublik.com - Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran nontunai di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan pertumbuhan. Bank NTB Syariah mencatat jumlah merchant QRIS yang dilayaninya kini mencapai 14.306 merchant.
Kepala Departemen Transaksi Retail Bank NTB Syariah, David Rosedi, mengatakan QRIS semakin diterima masyarakat karena dinilai praktis, mudah dan dapat digunakan oleh berbagai lapisan pelaku usaha.
Menurutnya, penggunaan QRIS tidak lagi terbatas pada pusat-pusat perdagangan. Layanan tersebut kini mulai digunakan di rumah makan, kios, pedagang kecil hingga lingkungan masjid.
“Insya Allah, pembayaran menggunakan QRIS aman. QRIS bukan produk Bank NTB Syariah, tetapi standar pembayaran dari Bank Indonesia dan berlaku di seluruh Indonesia,” kata David dalam konferensi pers, Sabtu (26/9/2026).
Ia menjelaskan, pertumbuhan merchant QRIS Bank NTB Syariah mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada Juli 2025, jumlah merchant tercatat sebanyak 6.538. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 14.306 merchant per 21 September 2026.
Pertumbuhan juga terlihat dari aktivitas transaksi. Frekuensi transaksi yang sebelumnya berada di angka 62.182 transaksi, kini meningkat menjadi 364.845 transaksi.
David menambahkan, perluasan penggunaan QRIS juga menyasar sektor sosial. Salah satunya melalui uji coba pembayaran QRIS di salah satu masjid di Kabupaten Bima yang mendapat respons positif dari masyarakat.
“Harapan saya, perkembangan QRIS ini benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat NTB, sekaligus semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi,” ujarnya. [RP_Tohir]
.jpg)
Komentar