DPN AMBI Bergerak, Siap Kawal Pemulangan PMI Asal Dompu ke Tanah Air

 

Dompu, Mediaruangpublik.com - Dewan Pimpinan Nasional Angkatan Muda Bima Indonesia (DPN AMBI) menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan mendampingi proses pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Dompu, Dewi Anggriani, yang saat ini berada di luar negeri.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPN AMBI, Yusri Andi, pada Rabu (17/6/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya akan membangun koordinasi dan sinergi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan proses pemulangan Dewi dapat berjalan lancar hingga kembali ke keluarganya di Dompu.

Menurut Yusri, DPN AMBI akan berkolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/BP2MI, Kementerian Luar Negeri RI, APJATI Dompu, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu dalam upaya memberikan pendampingan dan perlindungan kepada PMI tersebut.

“Melalui program AMBI Peduli, kami berkomitmen hadir memberikan bantuan kemanusiaan, pendampingan dan perlindungan bagi PMI yang mengalami persoalan di luar Negeri. Ini adalah bentuk kepedulian nyata organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujar Yusri saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.

Ia menambahkan, DPN AMBI akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan memastikan setiap tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur demi menjamin keselamatan serta hak-hak PMI yang bersangkutan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu, Abdul Syahid, SH, menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga tengah berupaya maksimal untuk membantu proses pemulangan Dewi Anggriani.

“Insya Allah kami dari pemerintah daerah terus berusaha melakukan pemulangan PMI atas nama Dewi Anggriani. Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait, BP3MI, BP2MI dan sejumlah lembaga lainnya di Jakarta,” ungkap Abdul Syahid saat dikonfirmasi media.

Ia meminta keluarga untuk tetap bersabar dan memberikan kepercayaan kepada pihak-pihak yang sedang bekerja menangani persoalan tersebut.

“Proses ini memang tidak mudah dan membutuhkan tahapan yang harus dilalui. Namun kami terus berupaya agar yang bersangkutan bisa segera dipulangkan dengan aman dan kembali berkumpul bersama keluarganya,” pungkasnya. [RP. Gafar]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.