Kakan Kemenag Dompu Apresiasi Dedikasi Guru MI An-Nisa: “Ibu-Ibu Hebat Penjaga Marwah Madrasah”

 

Dompu, Mediaruangpublik.com - Semangat pengabdian dan nuansa kekeluargaan begitu terasa dalam kegiatan pembinaan yang berlangsung di MI An-Nisa Dompu, Rabu (3/6/2026). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., hadir langsung memberikan arahan kepada seluruh dewan guru sebagai bentuk penguatan mutu pendidikan madrasah.

Kehadiran Kakan Kemenag Dompu disambut hangat oleh jajaran yayasan, kepala sekolah, pengawas pembina, serta seluruh tenaga pendidik MI An-Nisa. Turut hadir Ketua Yayasan SMP IT An-Nisa Dompu Drs. Swandi, S.Pd.I., M.M.Pd., Kepala SMP IT An-Nisa Dompu Dewi Ularrasyidi K, S.Pd.Gr., dan Pengawas Pembina Hamkah, S.Ag.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan SMP IT An-Nisa Dompu, Drs. Swandi, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh guru perempuan yang selama ini menjadi motor penggerak kemajuan madrasah.

“An-Nisa ini memiliki ciri khas tersendiri. Di sini ada ibu-ibu hebat yang dengan penuh dedikasi mendidik dan mencerdaskan generasi bangsa,” ungkapnya.

Menurutnya, konsistensi para guru dalam menjaga kualitas pendidikan menjadi kekuatan utama yang membuat An-Nisa terus berkembang dan dipercaya masyarakat.

Sementara itu, dalam arahannya, H. Najamuddin menyampaikan rasa bangga kepada seluruh tenaga pendidik yang tetap menjaga semangat pengabdian dan marwah madrasah. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran besar dalam membentuk karakter sekaligus masa depan generasi muda.

Beliau juga mengajak seluruh guru untuk memperkuat nilai spiritual dalam aktivitas pendidikan, salah satunya dengan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW agar memperoleh keberkahan dan syafaat di akhirat kelak.

Tak hanya memberikan motivasi, Kakan Kemenag juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam proses pembelajaran. Menurutnya, guru tidak boleh mengajar tanpa perencanaan yang matang.

“Pembelajaran tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Seorang pendidik harus mampu merancang program pembelajaran secara baik agar tujuan pendidikan benar-benar tercapai,” tegasnya.

Ia menjelaskan sejumlah konsep penting yang perlu dipahami guru dalam menyusun metode pembelajaran, mulai dari konsep Dikloning, pendekatan KBC, hingga pentingnya metode pembelajaran bersama yang sejalan dengan visi dan misi madrasah.

Selain itu, H. Najamuddin mengingatkan pentingnya evaluasi pembelajaran untuk mengukur sejauh mana materi dapat dipahami siswa. Menurutnya, keberhasilan guru tidak hanya diukur dari materi yang disampaikan, tetapi juga dari kemampuan siswa menyerap dan memahami pelajaran.

Pembinaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Agama dalam mendampingi madrasah agar terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan. 

Kehadiran Kakan Kemenag bersama pengawas pembina juga memberi semangat baru bagi para guru untuk terus belajar, berinovasi, dan memperkuat dedikasi dalam dunia pendidikan.

Dengan semangat “ibu-ibu hebat” yang terus digaungkan, MI An-Nisa Dompu optimistis mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman. [US/83]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.