Bantuan Combine Harvester Diduga Dijual Oknum Distambun, Bupati Dompu Didesak Turun Tangan
Dompu, Mediaruangpublik.com – Dugaan penyalahgunaan bantuan pemerintah kembali mengguncang Kabupaten Dompu. Kali ini, sorotan publik tertuju pada hilangnya satu unit mesin panen padi (combine harvester) bantuan Pemerintah Pusat yang diduga telah diperjualbelikan oleh oknum di lingkup Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distambun) Kabupaten Dompu.
Isu ini mencuat dan cepat menyebar di media sosial. Seorang pengguna Facebook bernama Bonces Proletas secara terbuka mendesak Bupati Dompu, Bambang Firdaus, untuk segera turun tangan dan melakukan investigasi menyeluruh.
Dalam pernyataannya, Bonces mengungkapkan adanya indikasi kuat bahwa alat Pertanian tersebut telah dijual secara tidak sah di wilayah Kecamatan Kempo. Ia menyebut temuan ini berdasarkan penelusuran awal yang dilakukannya.
“Dari hasil investigasi, ada dugaan kuat satu unit mesin pemotong padi bantuan pemerintah telah diperjualbelikan,” ujarnya.
Jika benar terjadi, praktik ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan petani yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama dari bantuan tersebut.
Lebih jauh, kasus ini memperlihatkan lemahnya pengawasan dalam pendistribusian dan pemanfaatan bantuan pemerintah di tingkat daerah.
Kritik pun mengarah pada instansi terkait yang dinilai kurang optimal dalam melakukan pengawasan, sehingga membuka celah terjadinya penyimpangan.
Sementara itu, pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu yang berusaha dihubungi wartawan media ini belum memberikan keterangan resmi terkait dengan dugaan tersebut. [Tim]

Komentar