Tak Ditemui Bupati, IMM Dompu Lampiaskan Amarah dengan Jebol Gerbang
Dompu, Mediaruangpublik.com – Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan massa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Dompu berubah ricuh.
Gerbang selatan Kantor Pemda Dompu dijebol dan diseret ke tengah Jalan Akasya setelah massa tersulut emosi akibat tidak munculnya Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE.
Ketidakhadiran orang nomor satu di Dompu itu menjadi pemantik utama amarah demonstran. Meski tim negosiasi menyebut Bupati tengah berada di luar daerah dan telah menunjuk Asisten II Setda, Nukman, SH sebagai perwakilan, massa menolak tegas.
Mereka bersikukuh hanya ingin berdialog langsung dengan Bupati, bukan utusan.
Situasi memanas ketika aparat Sat Pol PP mencoba menghalau massa yang memaksa masuk ke area kantor. Aksi dorong-dorongan pun tak terhindarkan, bahkan terjadi hingga tiga kali di depan gerbang.
Dalam kondisi panas itulah, massa akhirnya melampiaskan kemarahan dengan merobohkan gerbang dan melemparkannya ke badan jalan.
Di tengah tensi yang meninggi, orator aksi lantang mengecam sikap Bupati yang dinilai menghindar dari tanggung jawab publik. Massa bahkan mengancam akan memblokade jalan jika tuntutan mereka terus diabaikan.
Adapun dua tuntutan utama yang disuarakan IMM Dompu yakni mendesak Bupati dan Wakil Bupati memberikan klarifikasi terbuka kepada publik melalui forum resmi, serta menghentikan rencana utang Rp70 miliar ke PT SMI sebelum dilakukan audit dan kajian transparan yang melibatkan publik.
Aksi yang sempat diwarnai ketegangan itu akhirnya mereda setelah massa diizinkan masuk ke dalam kantor untuk melakukan audiensi.
Namun, insiden jebolnya gerbang menjadi simbol kerasnya kekecewaan publik terhadap kepemimpinan daerah yang dinilai tak responsif di tengah sorotan kebijakan krusial. [*/RP. 01]

Komentar