Kemenag Dompu Perkuat Data MyASN, ASN Diingatkan Administrasi Bukan Hal Sepele
Dompu, Mediaruangpublik.com - Suasana Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Manggelewa pada Rabu pagi (8/4/2026) tampak berbeda dari biasanya. Ruangan yang identik dengan prosesi akad nikah itu berubah menjadi ruang strategis bagi jajaran aparatur Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu dalam menguatkan akurasi data kepegawaian melalui sosialisasi pemutakhiran MyASN.
Kegiatan ini diikuti oleh ASN Kemenag Dompu, para kepala KUA dari berbagai Kecamatan, hingga guru Madrasah Swasta. Seluruh peserta tampak antusias dan serius menyimak materi yang disampaikan oleh tim kepegawaian yang dipimpin Kepala Analisis Kepegawaian, Dra. Siti Aisyah.
Dalam sesi pemaparan, Sirajuddin, S.Sos., menekankan pentingnya pembaruan data MyASN sebagai fondasi utama dalam sistem manajemen ASN. Ia mengingatkan bahwa administrasi bukan sekadar formalitas, melainkan penentu arah karier pegawai.
“Data yang tidak akurat bisa berdampak langsung pada karier ASN. Mulai dari kenaikan pangkat, mutasi, hingga pengakuan kompetensi. Jangan anggap remeh hal ini,” tegasnya.
Materi kemudian dilanjutkan dengan penjelasan teknis terkait proses pemutakhiran data, mulai dari sinkronisasi dengan aplikasi Simpeg, pembaruan riwayat jabatan, hingga kelengkapan dokumen digital. Tim juga membuka sesi pendampingan langsung bagi peserta yang mengalami kendala, seperti kesulitan login maupun ketidaksesuaian data.
Salah satu isu penting yang menjadi sorotan adalah kewajiban melampirkan bukti uji kompetensi bagi ASN yang memiliki piagam penghargaan. Dra. Siti Aisyah menegaskan bahwa penghargaan tanpa dukungan bukti kompetensi tidak memiliki nilai dalam sistem MyASN.
“Penghargaan harus didukung dengan bukti kompetensi yang relevan. Ini penting agar kualitas ASN dapat diukur secara objektif,” jelasnya.
Penjelasan tersebut menjadi perhatian khusus bagi peserta, terutama guru madrasah swasta yang selama ini belum sepenuhnya memahami keterkaitan antara penghargaan dan validitas data kompetensi.
Diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Berbagai persoalan teknis yang dihadapi peserta langsung ditanggapi oleh tim kepegawaian. Bahkan, peserta yang membawa perangkat pribadi mendapatkan pendampingan hingga masalahnya terselesaikan.
Sebagai penutup, seluruh peserta berkomitmen untuk menuntaskan pemutakhiran data MyASN paling lambat akhir April 2026. Komitmen ini diharapkan dapat diimplementasikan secara menyeluruh di setiap unit kerja.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kemenag Dompu untuk memastikan data kepegawaian yang akurat dan terpercaya, sekaligus memperkuat profesionalitas ASN serta menjamin kepastian hak dan jenjang karier, hingga ke tingkat paling bawah. [US/83]

Komentar