Janji Transparansi Menguap, Dana Hibah Rp2 Miliar di Dompu Diselimuti Bungkam Pejabat
Dompu, mediaruangpublik.com - Setelah sempat mengakui bahwa sejumlah LSM menjadi penerima dana hibah dengan total mencapai Rp2 miliar di Bagian Kesra Setda Dompu, Sekda Dompu, Chaerul Insan, justru kembali memilih bungkam saat dikonfirmasi lebih lanjut oleh sejumlah media.
Sikap diam ini memicu tanda tanya publik, terlebih sebelumnya Sekda telah berjanji akan membuka secara transparan daftar penerima hibah dalam bentuk uang tunai tersebut. Namun hingga kini, janji itu tak kunjung ditepati. Upaya konfirmasi yang dilakukan berulang kali pun tak mendapat respons.
Kondisi serupa juga ditunjukkan oleh Asisten I Bidang Administrasi Pembangunan dan Kesra Setda Dompu, Ardiasyah. Saat dimintai keterangan, ia enggan memberikan penjelasan dan justru mengarahkan agar pertanyaan kembali ditujukan kepada Sekda.
“Karena kemarin Sekda sudah bicara, sebaiknya tanyakan kembali saja ke Pak Sekda,” ujarnya dikutip dari kmbali1.com, Kamis (9/4).
Sementara itu, Kepala Dinas PPKAD Dompu, Muhammad Syahroni, juga memilih tidak memberikan keterangan resmi. Meski berperan dalam pengelolaan keuangan daerah, ia beralasan bahwa persoalan tersebut bukan menjadi kewenangannya untuk disampaikan ke publik.
“Bukan tidak mau memberi informasi, hanya saja tidak etis jika saya yang menyampaikan hal di luar kewenangan,” katanya saat dikonfirmasi via whatsapp perwakilan media..
Di tengah minimnya penjelasan dari para pejabat terkait, sorotan publik semakin tajam menyusul lonjakan signifikan anggaran Bagian Kesra Dompu tahun 2026. Anggaran tersebut melonjak hingga 128 persen, dari Rp2,18 miliar pada 2025 menjadi Rp4,99 miliar di tahun 2026.
Peningkatan drastis ini disebut-sebut dipicu oleh besarnya alokasi dana hibah yang mencapai Rp2 miliar. Namun hingga kini, identitas penerima dana tersebut masih menjadi teka-teki.
Sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada dugaan bahwa sebagian dana yang semestinya diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat justru mengalir ke LSM dan aktivis tertentu.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Daerah Dompu belum memberikan keterangan resmi terkait realisasi janji publikasi daftar penerima dana hibah tersebut.
Ketertutupan ini semakin memperkuat desakan publik akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah. [*/RP. 01]

Komentar