Bupati Bambang Firdaus Buka MTQ XXXI Dompu 2026, Serukan Lahirnya Generasi Qur’ani Berprestasi
Dompu, Mediaruangpublik.com – Suasana syahdu dan penuh khidmat menyelimuti halaman Masjid Qusrul Jannah, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, saat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2026 resmi dibuka, Senin (20/04/26).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum spiritual yang menggetarkan hati dan membangkitkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Lantunan qasidah dan sholawat yang mengawali acara seakan menjadi pintu pembuka hadirnya keberkahan. Setiap bait yang menggema menghadirkan nuansa religius yang mendalam, menyatukan ratusan pasang mata dan hati dalam satu tujuan: memuliakan Kalam Ilahi.
Rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh makna. Laporan panitia disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ardiansyah, SE, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Hakam oleh Plt. Kabag Kesra, Muhammad Susatio, ST.
Momen sakral pengukuhan Dewan Hakam oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, menjadi penegasan pentingnya keadilan dan integritas dalam ajang ini, sebelum akhirnya ditutup dengan doa penuh harap yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Dompu, Drs. H. Moh. Nasuhi, M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada masyarakat Kandai Dua dan Pemerintah Kecamatan Woja yang telah menjadi tuan rumah. Ia menyebut, kepercayaan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah besar yang patut dijaga bersama.
“Ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi panggung bagi generasi Qur’ani untuk menunjukkan kecintaan dan kemampuannya dalam membaca serta memahami Al-Qur’an,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan kesuksesan MTQ ini. Seruannya bukan hanya formalitas, tetapi ajakan tulus agar kegiatan ini menjadi kebanggaan bersama.
Kepada para kafilah dari berbagai kecamatan, Bupati berpesan agar tampil dengan persiapan terbaik, baik secara fisik maupun mental. Ia berharap dari panggung MTQ ini akan lahir duta-duta terbaik yang mampu mengharumkan nama Dompu hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
Tak lupa, ia menekankan peran penting Dewan Hakam sebagai penentu keadilan dalam kompetisi. “Jalankan tugas dengan jujur dan objektif. Di tangan saudara, kepercayaan besar ini dititipkan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam laporan panitia, disebutkan bahwa MTQ bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan upaya nyata dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda.
Ajang ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang tidak hanya mahir melantunkan ayat suci, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Pembukaan MTQ ke-XXXI ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan, tertib, dan aman. Antusiasme masyarakat begitu terasa, terlihat dari kehadiran berbagai unsur penting daerah, mulai dari pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga tokoh perempuan yang bersama-sama menjadi saksi dimulainya perhelatan religius penuh makna ini.
Di bawah langit Kandai Dua, cahaya Al-Qur’an kembali dinyalakan. Harapan pun tumbuh—bahwa dari ajang ini akan lahir generasi yang tidak hanya fasih melafalkan ayat-ayat suci, tetapi juga mampu menghidupkannya dalam setiap langkah kehidupan. [*]

Komentar